Thursday, 27 February 2014

hari keberangkatan ke kochi, india

jumat pagi itu saya sudah bersiap2 akan ke airport untuk flight ke Kualalumpur, adik bungsu saya datang dengan istri dan anaknya, tapi mereka tidak mengantar saya keairport untuk menghindari ketemu orangtua saya yang hari itu juga akan berangkat ke kualalumpur,  yang tentu saja mereka akan dapat masalah kalau orangtua saya mengetahui kalau adik saya dan keluarganya juga tahu rencana saya ke india tapi tidak menginformasika ke mereka, karena memang hanya adik dan istrinya yang tau rencana keberangkatan saya, diairport saya masuk ke ruang tunggu, tidak lama saya lihat orangtua saya masuk ke ruang tunggu, mereka akan ke kualalumpur seminggu untuk check up, saya berusaha agar mereka tidak melihat saya, eh tiba2 bokap malah duduk disamping saya sambil membaca koran, dia belum sadar saya disampingnya, dia baru melihat saya beberapa menit kemudian.
bokap; mau kemana?
saya; ke india
bokap pergi kearah tempat duduk nyokap, tiba2 saya melihat nyokap datang tergopoh2
nyokap; mau keindia ya? kok gak bilang2?
saya;( mengangguk ogah2an)
nyokap; minta kunci rumah, kami perlu2 mau ambil berkas2 di lemari nanti susah.
saya; gak bawa, sama anak kost.
nyokap; kami minta nanti kunci rumah ya, apa guna kami perbaiki ini itu kalau kami gak bisa masuk rumah sendiri, bilang ke anak kost nanti kasih kunci rumah ya...

karena respon saya kurang baik, dia kembali ketempat duduk semula, saya juga tidak peduli...sepanjang perjalanan dalam pesawat juga saya tidak tau posisi mereka, kemungkinan seatnya didepan....
sampai di kualalumpur kami berpapasan ketika pemeriksaan imigrasi, nyokap berusaha tanya apa suami saya akan menjemput diairport, kan orangtua saya belum tau kalau saya sudah ditalak, saya jawab iya...itu pertemuan terakhir dengan mereka, sebenarnya saya tidak berharap bertemu mereka lagi seumur hidup saya.
setelah selesai pemeriksaan passport dll itu saya langsung kabur ke terminal lain tapi flight saya yang ke kochi masih beberapa jam lagi, jadi saya hanya makan siang, duduk santai disalah satu resto untuk makan siang dan mencari koneksi internet.
menjelang sore saya boarding dan masuk ruang tunggu untuk flight ke kochi, penerbangan ke kochi malam itu benar2 mengaduk2 perasaan saya, ketika panggilan penumpang untuk masuk ke pesawat hujan turun sangat deras. perasaan saya tidak karuan...semoga hujan pertanda baik dan bisa menghapus semua dendam dihati saya
aamiin

No comments:

Post a Comment