Thursday, 6 March 2014

anak durhaka

mungkin saya bukan orang baik, mungkin saya tidak akan bisa memahami pengorbanan seorang ibu, perasaan seorang ibu, atau berjasa sebagai ibu karena saya tidak akan pernah bisa hamil dan punya anak dari rahim saya sendiri.
yaa mungkin saya anak durhaka.

saya punya kenalan dibandung, ibunya janda dengan adik2nya yang masih kecil2, waktu saya sering keparamount dengan ibu kos saya, saya ketemu ibunya yang datang dan berbicara agak rahasia dan sedikit bisik2 ke seorang cina disitu, engkoh itu pengusaha toko emas dan berlian di bandung, dia juga yang membuka waduk besar di cianjur, jadi secara materi jangan ragu ya...
ibu kos saya tanya apa tujuan ibu itu, ternyata ibu itu nawarin anak gadisnya, katanya mau perawan gak? 10 juta! dan dia kasih nomer anaknya.
engkoh itu emang punya reputasi begitu, dia suka cewek2 ABG lah, tapi disuruh belajar dansa juga, jadi nanti dia bawa2 kalau ada acara dance gitu...beberapa minggu kemudian saya lihat kenalan saya itu udah direndeng2 kemana2 sama engkoh itu, tapi setelah 2 bulanan engkoh tuh dah gak mau lagi, kirain udah bosen, ternyata katanya malas diporotin emaknya, tiap hari minta cek sejuta, alasan beli mesin cuci kalau gak anaknya gak ada waktu latihan dansa, atau besoknya minta sejuta buat bayar spp, besoknya minta lagi...lagi...dan lagi, itu diluar uang yang rutin dikasih, terus anaknya sempat jalan2 ke spore sama si engkoh. kira2 beberapa bulan kemudian ketemu lagi ibu itu lagi deketin tamu yang lain waktu acara dansa di paramount juga, kali ini dia nawari anaknya yang nomer dua..
yaaa mungkin saya anak durhaka.

kalau  ini cerita teman kuliah saya waktu di unisba tentang teman SMA nya, temannya selama ini taunya dia anak orangtuanya yang dia kenal selama inim sampai waktu dia mau akad nikah, ibunya baru membuka rahasia kalau dia bukan anak ayah yang selama ini dia kenal, ayah kandungnya pedagang asongan jualan panci dan alat2 dapur gitu, jadi ibunya setelah hamil dengan pacarnya yang pedagang asongan itu baru dia menikah dengan laki2 pilihan orangtuanya yang lebih mapan secara ekonomi, tapi temannya itu malu mengakui kalau ayah kandungnya adalah orang yang dia gak sangka2, jadi dia minta ke ibunya tetap ayah tiri yang menjadi wali nikahnya, dan nama binti dia tetap nama ayah tirinya itu, karena jangan sampai keluarga calon suaminya tau...ya ampunnn gak sah lah akad nikahnya kan?
yaaa mungkin saya anak durhaka.

teman saya dulu dipaksa menikah oleh ibunya dengan laki2 beda agama, karena laki2 itu sangat kaya raya, waktu teman saya gak mau karena laki2 itu sudah tua, ibunya bilang kalau teman saya anak durhaka!
yang saya heran, kenapa ibunya ngebet gitu, kayak orang susah aja, padahal mereka juga keluarga berada, tapi untung gak lama kemudian laki2 itu ditangkap di diskotik karena mengkonsumsi narkoba, jadi selamatlah teman saya dari pernikahan beda agama dan selamat juga dari tuduhan ibunya kalau dia nak durhaka, karena tuduhan itu dicabut kembali, eh tapi gak lama teman saya di suruh buka jilbab, masih oleh ibunya itu loh...dengan alasan gimana mau dapat jodoh yang bagus kalau penampilan sudah seperti emak2 karena berjilbab.
yaa mungkin saya anak durhaka.

berapa banyak anak yang lahir diluar nikah karena ibunya melakukan hubungan yang tidak sah?
berapa banyak ibu yang membuang bayinya karena malu tidak ada suaminya?
berapa banyak orang tua yang memberi makan anaknya dari uang haram?
masih yakin kalau restu ibu itu restu Allah?
masih percaya kalau nikah dijodohin orang tua? orang tua gak mungkin menjerumuskan anaknya?
yakin? percaya?
ya mungkin saya anak durhaka.

waktu pertama saya konsultasi ke kantor agama untuk bercerai, pertanyaan pertama petugas, " nikah dijodohkan ya? memang banyak kasus cerai karena nikahnya dijodohin orang tua"
kenapa?
karena orang tua waktu menjodohkan anaknya hanya mendapat info yang baik2 saja, yang kasih info biasanya orang2 dekat si calon, orang lain juga malaslah kalau harus kasih info jeleknya, malas ikut campur atau gak mau terlibatlah, yang aneh itu kasus saya, sudah di kasih tau oleh orang lain tentang kelainan calon saya itu...loh kok ya tetap maju, tutup mata dengan info negative, kalau belakangan di usut, selalu jawabannya berubah2, kadang nyokap bilang gak tau apa2, gak pernah ada yang kasih tau, padahal ada. terus lain hari bilangnya karena yang kasih tau infonya gak jelas, jadi gak yakin, lain hari alasannya, karena udah telat, dikasih tau udah mau hari H, dasar nyokap pembohong, padahal di kasih tau jauh hari sebelum hari H, belum lamaran kok.....lagian persiapan acara nikah kayak rahasia2, kalau ada yang tanya gak mau jawab siapa calon laki2nya, penuh rahasia dan buru2, kayak saya udah bunting aja!
terus, waktu calon besan itu bilang jangan bilang2 ke orang2 dulu sampai dekat harinya, kenapa gak curiga? kalau gitu pasti ada sesuatu yang gak beres, dalam agama aja dianjurkan untuk memberitahu ke handai tolan kan? masa rahasia2 sampai hari ngundang?
ngundang akad nikah pun pake rahasia2, gak bilang siapa calonnya, aneh gak?
yaaa mungkin saya anak durhaka.





No comments:

Post a Comment