dari kecil saya tidak nakal, tidak pernah bikin ulah yang keterlaluan sampai orang tua malu, tidak pernah melakukan tindakan kriminal, seperti mencuri, membunuh, narkoba atau apalahhh...gak pernah....!!!
saya memang bukan anak jenius yang sangat pintar dengan banyak prestasi, bukan...!!!
tapi saya IQ tertinggi di unisba seangkatan saya waktu test IQ yang dilakukan oleh senior2 di psikologi, saya sering dipilih dari sekolah untuk beberapa perlombaan, ikut musabaqah antar SD sekecamatan, lomba cerdas cermat ke kota banda aceh, lomba olah raga waktu porseni, lomba senam kesegaran jasmani, dapat bimbel gratis waktu SMA karena rangking 10 besar, dan mungkin ada beberapa lagi yang saya lupa, memang tidak terlalu hebat, bukan olimpiade matematika sedunia, atau murid teladan sedunia, memang bukan, saya hanya anak biasa yang sakit2an, hitam, kurus dan jelek, tapi apa pantas kalau itu pun jadi bahan nyokap untuk mencaci maki saya disaat dia marah?
apa ada orangtua yang menghina fisik anaknya dengan ekspresi begitu benci sambil diludah ke muka saya?
apa ada?
apa pantas?
apa salah saya?
kalau saya jelek, itu kan dia yang bikin?
kenapaaaaaaaaa?????
seingat saya dari saya kecil sampai remaja tidak pernah punya pakaian atau perlengkapan yang layak, perlengkapan sekolah, atau barang2 pribadi, semua anak usia remaja pasti punya bedak, deodorant dan kawan2nya itu, saya tidak, pakaian dalam pun tidak pernah di belikan, jadi saya punya dari saudara saya yang ngasih ke saya.
kenapaaaaaa????
apa salah saya????
dengan segitu pupuk ditanam ke otak saya, apa saya bisa tidak benci kemereka? apa saya bisa memaaafkan mereka?
tapi kenapa saya dibilang anak durhaka?
apa yang telah saya perbuat sampai mereka menghujat saya dan mengutuk saya sedemikian rupa, mereka juga meminta saya untuk meminta maaf ke mereka atau hidup saya tidak akan selamat...
kenapa?
minta maaf buat apa?
buat semua kezaliman yang mereka perbuat kesaya, sampai saya cacat dan dendam gini?
kenapa nasib saya punya orang tua begitu????
saya memang bukan anak jenius yang sangat pintar dengan banyak prestasi, bukan...!!!
tapi saya IQ tertinggi di unisba seangkatan saya waktu test IQ yang dilakukan oleh senior2 di psikologi, saya sering dipilih dari sekolah untuk beberapa perlombaan, ikut musabaqah antar SD sekecamatan, lomba cerdas cermat ke kota banda aceh, lomba olah raga waktu porseni, lomba senam kesegaran jasmani, dapat bimbel gratis waktu SMA karena rangking 10 besar, dan mungkin ada beberapa lagi yang saya lupa, memang tidak terlalu hebat, bukan olimpiade matematika sedunia, atau murid teladan sedunia, memang bukan, saya hanya anak biasa yang sakit2an, hitam, kurus dan jelek, tapi apa pantas kalau itu pun jadi bahan nyokap untuk mencaci maki saya disaat dia marah?
apa ada orangtua yang menghina fisik anaknya dengan ekspresi begitu benci sambil diludah ke muka saya?
apa ada?
apa pantas?
apa salah saya?
kalau saya jelek, itu kan dia yang bikin?
kenapaaaaaaaaa?????
seingat saya dari saya kecil sampai remaja tidak pernah punya pakaian atau perlengkapan yang layak, perlengkapan sekolah, atau barang2 pribadi, semua anak usia remaja pasti punya bedak, deodorant dan kawan2nya itu, saya tidak, pakaian dalam pun tidak pernah di belikan, jadi saya punya dari saudara saya yang ngasih ke saya.
kenapaaaaaa????
apa salah saya????
dengan segitu pupuk ditanam ke otak saya, apa saya bisa tidak benci kemereka? apa saya bisa memaaafkan mereka?
tapi kenapa saya dibilang anak durhaka?
apa yang telah saya perbuat sampai mereka menghujat saya dan mengutuk saya sedemikian rupa, mereka juga meminta saya untuk meminta maaf ke mereka atau hidup saya tidak akan selamat...
kenapa?
minta maaf buat apa?
buat semua kezaliman yang mereka perbuat kesaya, sampai saya cacat dan dendam gini?
kenapa nasib saya punya orang tua begitu????
No comments:
Post a Comment