sebenarnya yang ini bukan didelhi, dia orang india yang kerja di dubay, tapi 3 kali setahun ke delhi untuk urusan kerja yang jujur aja sampai sekarangpun saya gak tau apa kerjanya. pertama kali kami ketemu di kochi, kerala, south india ketika awal2 saya ke india, anak muda 25 tahun tahunan yang pantasnya jadi ponakan saya, secara adik bungsu saya aja sudah 35!
mungkin saya jahat, licik atau dianggap hanya memanfaatkan orang, tapi coba pikir dari sisi saya, saya hanya orang asing yang mencoba survive ditempat baru, saya gak punya modal apa pun, uang, skill atau relasi saya gak punya, bagaimana bisa survive?
saya gak pernah bohong kemereka semua tentang diri saya, latar belakang saya atau tujuan saya, saya coba jujur agar mereka paham kalau saya dalam kondisi yang benar2 di bawah standard, kalau ada beberapa pihak yang coba memanfaatkan itu saya maklum, tapi yang sedih kalau ada orang2 yang merasa bisa menolong saya sementara saya merasa kalau mereka pun perlu ditolong. ah aneh lah...saya selalu ketemu orang2 bermasalah dalam hidupnya, tapi merasa bisa menaklukkan dunia.
kenalan saya yang kerja didubay ini seperti kuli atau pekerja2 kasar gitulah, tapi percaya dirinya mantap, tapi emang kebanyakan indian gitu, kalau bicara ngibul dan tinggi selangit, yaaa...ciri2 orang dari negara baru berkembang, kdang gak pernah kemana2, sekalinya pergi, kejauhan!
ajak saya nonton, makan, kadang saya sbel jadi saya bentak, eh mulai lagi dia melow dan bikin drama, shhh
dia mengajak saya stay permanent di dubay, pokoknya asal saya mau ikut dia semua beres deh, soal kerjaan, tempat tinggal dan stay permit semua bisa dia urus, kenalannya banyak, posisinya sudah mapan di dubay, tapi...maaf yaaa...penampilan gak bisa nipu toh?
mungkin saya jahat, licik atau dianggap hanya memanfaatkan orang, tapi coba pikir dari sisi saya, saya hanya orang asing yang mencoba survive ditempat baru, saya gak punya modal apa pun, uang, skill atau relasi saya gak punya, bagaimana bisa survive?
saya gak pernah bohong kemereka semua tentang diri saya, latar belakang saya atau tujuan saya, saya coba jujur agar mereka paham kalau saya dalam kondisi yang benar2 di bawah standard, kalau ada beberapa pihak yang coba memanfaatkan itu saya maklum, tapi yang sedih kalau ada orang2 yang merasa bisa menolong saya sementara saya merasa kalau mereka pun perlu ditolong. ah aneh lah...saya selalu ketemu orang2 bermasalah dalam hidupnya, tapi merasa bisa menaklukkan dunia.
kenalan saya yang kerja didubay ini seperti kuli atau pekerja2 kasar gitulah, tapi percaya dirinya mantap, tapi emang kebanyakan indian gitu, kalau bicara ngibul dan tinggi selangit, yaaa...ciri2 orang dari negara baru berkembang, kdang gak pernah kemana2, sekalinya pergi, kejauhan!
ajak saya nonton, makan, kadang saya sbel jadi saya bentak, eh mulai lagi dia melow dan bikin drama, shhh
dia mengajak saya stay permanent di dubay, pokoknya asal saya mau ikut dia semua beres deh, soal kerjaan, tempat tinggal dan stay permit semua bisa dia urus, kenalannya banyak, posisinya sudah mapan di dubay, tapi...maaf yaaa...penampilan gak bisa nipu toh?
No comments:
Post a Comment