si tuan mulai tanya2 apa yang saya tulis tiap hari, ohhh u write a blog, see people will blocked u later...kok gak nyambung ya..tapi dia makin penasaran karena beberapa kali lihat ada namanya, apa saya menulis yang buruk2 tentang dia, apa saya gak bisa menjaga reputasi biar orang2 respect ke saya? semua orang disekitar saya dapat masalah gara2 saya, tapi ada yang mau bantu cuma harus ikut aturan dia pun saya gak mau, saya itu bad luck...gitu katanya.
saya protes, saya gak merasa badluck, saya hidup dengan masalah karena orang2 disekitar saya memang menjahati saya, tapi saya masih hidup, kalau saya kalah, jadi pengemis demi makan, punya anak tanpa suami atau mencuri dan masuk sel karena miskin, itu baru saya terima kalau saya badluck, tapi sejauh ini orang yang mendatangi saya, menipu, menyakiti fisik dan mental, tapi saya masih bisa hidup dan mendapat support dari orang lain lagi, yaaaa hidup saya tidak mulus dan manis seperti bagi sebagian orang, saya harus melakukan banyak hal yang beda dengan orang karena beberapa alasan dan pertimbangan saya, ini pilihan saya untuk survive, so this is my life....
sebelum dapat 2 juta dari situan saya bikin drama, saya nangis, saya bilang kalau gak di kasih uang saya akan pergi, saya sebutkan orang2 yang mau menampung saya karena kasihan, respect atau karena suka ke saya, padahal itu semua hampir bohong alias karangan saya, emang awal2 di delhi saya punya banyak kenalan yang ajak saya tinggal bareng, mau nikahin saya, atau cuma berteman, tapi gak ada yang bertahan, beberapa saya deleted dan remove dari hidup saya, tapi beberapa lainnya mereka yang jauhin saya, contohnya beberapa orang di kbri.
saya mulai nangis malam2, apalagi kalau saya tau dia lagi ke washroom yang ada connecting door ke kamar saya, jadi kalau saya nangis tuan pasti dengar, kalau dari kamarnya gak dengar, jadi saya nangis pilih2 waktu yang kira2 si tuan dengar, jadi kalau dia dengar dia langsung datang dengan panik ke kamar saya, " what happen? u heard something bad, anyone told bad thing about u?"
saya mulai drama...saya bilang mau pergi ke salah seiorang kenalan saya, besoknya saya bilang kalau saya mau jadi pembantu di rumah seorang kenalan saya buat bayar visa.
besoknya saya sakit karena kebanyakan nangis bersandiwara, si tuan langsung kasih saya 3 juta, tapi sekarang uangnya tinggal 2 juta, besok dia janji kasih debet cardnya kalau saya ke RS dan ke frro, dulu saya kira bisa ambil berapapun dari debetnya itu, taunya dia transfer dari kartu atm nya yang lain sejumlah yang saya butuhakn dan telah disepakati, kalau saya coba ambil lebih gak bisa karena saldo yang dia masukin pas2an...wkwkwkkw
hari ini saya lapor kalau ada yang hubungi saya tiap menit waktu saya lagi di southextn tadi, dia suka ma saya, terus saya info penutup kalau mantan bos yang tititnya segede spidol dengan panjang setenganya itu juga kirim pesan ke fb saya terus, mengemis2 minta perhatian, minta chatting dll padahal beberapa hari saya cuekin, karena kesal saya balas tadi, dengan segala hormat semoga kamu tidak kirim pesan apapun lagi ke saya karena ini sangat mengganggu, kalau masih hubungi saya, saya akan minta suami saya urus soal ini, wish u all the best. dan sampai sekarang dia gak kirim pesan lagi, ihhh jijay...
si tuan senang saya tegas, karena dia minta saya jangan berurusan dengan si spidol itu lagi, tapi saya tetap berurusan, malah saya bilang kalau dia soulmate saya, bukan si tuan...
eh si tuan gak mau kalah katanya banyak cewek hubungi dia tapi dia gak respon, kenapa saya masih respon ke banyak orang?
ehh,,, kalau soal itu, hmmmm...waduh nantilah saya pikir lagi drama baru ya..
saya lagi sedih soalnya, tuan bilang kalau saya pergi dia merasa hancur berkeping2, see...india bangetkan?
saya gak tau harus tersentuh atau geli, karena kadang2 itu cuma beda tipis.
saya protes, saya gak merasa badluck, saya hidup dengan masalah karena orang2 disekitar saya memang menjahati saya, tapi saya masih hidup, kalau saya kalah, jadi pengemis demi makan, punya anak tanpa suami atau mencuri dan masuk sel karena miskin, itu baru saya terima kalau saya badluck, tapi sejauh ini orang yang mendatangi saya, menipu, menyakiti fisik dan mental, tapi saya masih bisa hidup dan mendapat support dari orang lain lagi, yaaaa hidup saya tidak mulus dan manis seperti bagi sebagian orang, saya harus melakukan banyak hal yang beda dengan orang karena beberapa alasan dan pertimbangan saya, ini pilihan saya untuk survive, so this is my life....
sebelum dapat 2 juta dari situan saya bikin drama, saya nangis, saya bilang kalau gak di kasih uang saya akan pergi, saya sebutkan orang2 yang mau menampung saya karena kasihan, respect atau karena suka ke saya, padahal itu semua hampir bohong alias karangan saya, emang awal2 di delhi saya punya banyak kenalan yang ajak saya tinggal bareng, mau nikahin saya, atau cuma berteman, tapi gak ada yang bertahan, beberapa saya deleted dan remove dari hidup saya, tapi beberapa lainnya mereka yang jauhin saya, contohnya beberapa orang di kbri.
saya mulai nangis malam2, apalagi kalau saya tau dia lagi ke washroom yang ada connecting door ke kamar saya, jadi kalau saya nangis tuan pasti dengar, kalau dari kamarnya gak dengar, jadi saya nangis pilih2 waktu yang kira2 si tuan dengar, jadi kalau dia dengar dia langsung datang dengan panik ke kamar saya, " what happen? u heard something bad, anyone told bad thing about u?"
saya mulai drama...saya bilang mau pergi ke salah seiorang kenalan saya, besoknya saya bilang kalau saya mau jadi pembantu di rumah seorang kenalan saya buat bayar visa.
besoknya saya sakit karena kebanyakan nangis bersandiwara, si tuan langsung kasih saya 3 juta, tapi sekarang uangnya tinggal 2 juta, besok dia janji kasih debet cardnya kalau saya ke RS dan ke frro, dulu saya kira bisa ambil berapapun dari debetnya itu, taunya dia transfer dari kartu atm nya yang lain sejumlah yang saya butuhakn dan telah disepakati, kalau saya coba ambil lebih gak bisa karena saldo yang dia masukin pas2an...wkwkwkkw
hari ini saya lapor kalau ada yang hubungi saya tiap menit waktu saya lagi di southextn tadi, dia suka ma saya, terus saya info penutup kalau mantan bos yang tititnya segede spidol dengan panjang setenganya itu juga kirim pesan ke fb saya terus, mengemis2 minta perhatian, minta chatting dll padahal beberapa hari saya cuekin, karena kesal saya balas tadi, dengan segala hormat semoga kamu tidak kirim pesan apapun lagi ke saya karena ini sangat mengganggu, kalau masih hubungi saya, saya akan minta suami saya urus soal ini, wish u all the best. dan sampai sekarang dia gak kirim pesan lagi, ihhh jijay...
si tuan senang saya tegas, karena dia minta saya jangan berurusan dengan si spidol itu lagi, tapi saya tetap berurusan, malah saya bilang kalau dia soulmate saya, bukan si tuan...
eh si tuan gak mau kalah katanya banyak cewek hubungi dia tapi dia gak respon, kenapa saya masih respon ke banyak orang?
ehh,,, kalau soal itu, hmmmm...waduh nantilah saya pikir lagi drama baru ya..
saya lagi sedih soalnya, tuan bilang kalau saya pergi dia merasa hancur berkeping2, see...india bangetkan?
saya gak tau harus tersentuh atau geli, karena kadang2 itu cuma beda tipis.
No comments:
Post a Comment