sudah setahunan di delhi tapi masih ada beberapa urusan yang masih nyangkut perlu diberesin karena menyangkut beberapa orang yang terbawa2 namanya,
karena musuhan dan soal kutuk mengutuk itu, orangtua saya marah dan mengambil alih rumah yang sudah dijanjikan buat saya itu ( yaaa namanya omongan pake mulut mana bisa dipercaya, lidahkan tak bertulang), dirumah masih ada 3 orang anak kos yang sudah bayar sampai setahun kedepan, mulailah nenek lampir meneror dengan halus dan lama2 makin terang2an, seminggu sekali mereka ke banda aceh untuk beberapa urusan atau sekedar menengok cucu yang semua dibanda aceh, ada satu cucunya yang sakit thalasemia sehingga rutin berobat ke singapore beberapa bulan sekali, jadi nenek lampir rajin menjenguk dan mengurus cucunya itu, setiap datang ke rumah, langsung menggedor2 pintu yang kata anak kos kayaknya ditendang saking emosinya, kalau dibuka pintu dari grendel dalamnya (mereka punya kunci rumah dan kunci pagar) langsung masuk dan marah2, makin lama ke anak kos makin arogan, bicara juga ogah, mulailah mereka bilang anak kos jahat dll lah...saya sudah pesan ke anak kos untuk memisahkan barang2 kecil saya, seperti blenderm barang2 kecil didapur, baju2, buku2, laptop dan beberapa barang kecil, tapi karena telat, semua barang dikuasai mereka dan disimpan dalam la ci yang mereka kunci, jadi waktu anak kos keluar gak bisa ambil barang2 itu, meskipun masa kos masih setahun lagi mereka memutuskan semua untuk keluar dan mencari tempat baru, saya pesan untuk ambil beberapa barang yang bisa diambil sperti AC dan isi kamar, lumayan juga sempat di bawa, jadi saya gak merasa rugi2 amat, walaupun gak semua barang saya berani diambil, bisa2 babti dilaporin polisi dengan tuduhan mencuri, hiiii kan mereka jadi takut, dulu saya kira mereka cuma jahat aja, ternyata kejahatan mereka tingkat parah, mereka berani memfitnah, jangankan anak kos yang cuma orang asing bagi mereka, saya dan menantunya pun tega di fitnah dan dijelek2kan ke anggota keluarga yang lain, hiiii...saya mau tau ada gak ya manusia sejahat itu?kalau menyangkut harta ribut juga berani, tapi selalu pamer ke orang2 kalau mereka sangat perfect, orang seperti mereka hanya mementingkan nama baik dimata luar, kalau didalam acak2an busuk pun gak apa2 selama masih bisa ditutupi, kalau pun ketauan bisa belagak cuek atau bikin fitnahan baru, apa mereka gak takut dosa ya, padahal shalat gak tinggal, haji n umrah beberapa kali, tapi jahatnya kok parah banget ya?
banyal orang jahat dan tega ke orang lain, tapi gak ke anggota keluarganya kan? kalau ini baik ke orang2 yang bisa menjilat mereka, kalau gak disukai mereka tega menjahati, ck ck ck benar2 jahat manusia itu, saya kehabisan kata2 untuk menceritakan kebengisan mereka, hiii kok bisa saya jadi anak mereka ya, saya akan sangat bersyukur kalau suatu hari saya tau kalau saya bukan darah daging mereka, kalau saya cuma anak pungut, alhamdulillah sekali kalau itu benar, jadi saya gak bertanya2 lagi apa yang terjadi, gak heran lagi kenapa bisa begini, semua pertanyaan saya akan terjawab dengan sendirinya, saya juga jadinya gak perlu kuatir akan jadi manusia jahat berhati bengis seperti mereka...
tapi entahlah...lihat saja nanti...
karena musuhan dan soal kutuk mengutuk itu, orangtua saya marah dan mengambil alih rumah yang sudah dijanjikan buat saya itu ( yaaa namanya omongan pake mulut mana bisa dipercaya, lidahkan tak bertulang), dirumah masih ada 3 orang anak kos yang sudah bayar sampai setahun kedepan, mulailah nenek lampir meneror dengan halus dan lama2 makin terang2an, seminggu sekali mereka ke banda aceh untuk beberapa urusan atau sekedar menengok cucu yang semua dibanda aceh, ada satu cucunya yang sakit thalasemia sehingga rutin berobat ke singapore beberapa bulan sekali, jadi nenek lampir rajin menjenguk dan mengurus cucunya itu, setiap datang ke rumah, langsung menggedor2 pintu yang kata anak kos kayaknya ditendang saking emosinya, kalau dibuka pintu dari grendel dalamnya (mereka punya kunci rumah dan kunci pagar) langsung masuk dan marah2, makin lama ke anak kos makin arogan, bicara juga ogah, mulailah mereka bilang anak kos jahat dll lah...saya sudah pesan ke anak kos untuk memisahkan barang2 kecil saya, seperti blenderm barang2 kecil didapur, baju2, buku2, laptop dan beberapa barang kecil, tapi karena telat, semua barang dikuasai mereka dan disimpan dalam la ci yang mereka kunci, jadi waktu anak kos keluar gak bisa ambil barang2 itu, meskipun masa kos masih setahun lagi mereka memutuskan semua untuk keluar dan mencari tempat baru, saya pesan untuk ambil beberapa barang yang bisa diambil sperti AC dan isi kamar, lumayan juga sempat di bawa, jadi saya gak merasa rugi2 amat, walaupun gak semua barang saya berani diambil, bisa2 babti dilaporin polisi dengan tuduhan mencuri, hiiii kan mereka jadi takut, dulu saya kira mereka cuma jahat aja, ternyata kejahatan mereka tingkat parah, mereka berani memfitnah, jangankan anak kos yang cuma orang asing bagi mereka, saya dan menantunya pun tega di fitnah dan dijelek2kan ke anggota keluarga yang lain, hiiii...saya mau tau ada gak ya manusia sejahat itu?kalau menyangkut harta ribut juga berani, tapi selalu pamer ke orang2 kalau mereka sangat perfect, orang seperti mereka hanya mementingkan nama baik dimata luar, kalau didalam acak2an busuk pun gak apa2 selama masih bisa ditutupi, kalau pun ketauan bisa belagak cuek atau bikin fitnahan baru, apa mereka gak takut dosa ya, padahal shalat gak tinggal, haji n umrah beberapa kali, tapi jahatnya kok parah banget ya?
banyal orang jahat dan tega ke orang lain, tapi gak ke anggota keluarganya kan? kalau ini baik ke orang2 yang bisa menjilat mereka, kalau gak disukai mereka tega menjahati, ck ck ck benar2 jahat manusia itu, saya kehabisan kata2 untuk menceritakan kebengisan mereka, hiii kok bisa saya jadi anak mereka ya, saya akan sangat bersyukur kalau suatu hari saya tau kalau saya bukan darah daging mereka, kalau saya cuma anak pungut, alhamdulillah sekali kalau itu benar, jadi saya gak bertanya2 lagi apa yang terjadi, gak heran lagi kenapa bisa begini, semua pertanyaan saya akan terjawab dengan sendirinya, saya juga jadinya gak perlu kuatir akan jadi manusia jahat berhati bengis seperti mereka...
tapi entahlah...lihat saja nanti...
No comments:
Post a Comment