seperti saya cerita sebelumnya, tuan saya ini telah menduda dari tahun 2000, dia tinggal terpisah dengan orangtuanya, ayahnya meninggal tahun 2005-an, sebagai lajang dia dekat dengan beberapa gadis, ada beberapa orang yang sepertinya agak berat urusannya, seorang gadis umur 28an, mereka sudah kenal sejak beberapa tahun yang lalu, jadi kalau minta bantuan ke dia, dengan cepat dia akan datang membantu tapi harus dibayar, yang saya heran dia gak kerja tapi harus biayain keluarganya, kultur keluarga diindia ini walaupun sudah nikah tetap tinggal dengan orang tua, jadi satu rumah bisa ditempati beberapa keluarga, nenek, orang tua, keluarga kakak, keluarga adik beserta anak2nya, kalau rumahnya besar mungkin masih wajarlah walaupun mungkin akan ada masalah juga, ini tau sendiri flat2 di delhi, rumah kecil, kamar terbatas, jadi rumah cuma tempat untuk tidur disemua ruangan, begitu juga dengan keluarga dia, mereka dari keluarga kurang mampu, jadi sepertinya keluarganya membiarkan anak gadisnya berhubungan dengan arora dengan imbalan uang, saya gak akan membahas seperti apa hubungan mereka, cuma yang jelas tiap dia butuh uang dia hubungi arora.
sejak setahunan ini mereka putus kontak, beberapa kali dia menghubungi minta ketemu, tapi gak direspon, kalau sms cuma pesan, call me abhi (sekarang), jadi sekarang dia dekatin temannya arora yang punya bengkel mobil di lajpat nagar, dan teman arora itu sudah kakek2 dan berkeluarga!
beberapa kali dia minta suku cadang motor kakak laki2nya ke teman arora, yaa mungkin ada hubungan timbal balik ya, ketika teman arora merasa diperas atau gak mau berurusan lagi, ehh dia hubungi arora complain soal itu, katanya gadis ini minta bayaran terlalu tinggi, jadinya gak mau urusan lagi, dengan cewek lain bisa dapat lebih murah. jadi saya berkesimpulan gadis itu cuma prostitut.
ada lagi gadis yang kuliah dan bekerja didelhi, dia berasal dari state diluar delhi, mereka berkenalan waktu dia tawarin kartu kredit atau asuransi gitu dan waktu dia tidak mampu kuliah dan bayar sewa flat lagi jadi dia tinggal di flat arora 2 tahun. asal tau aja sewa flat di delhi ini sangat mahal, jadi kalau punya aset property berupa rumah, flat atau apartment, bagus banget tuh...!
jadi dia sempat tinggal juga disini 2 tahun, tapi ketika pacarnya menghubungi dan ajak pindah, dia ikut pacarnya, tapi arora santai aja, dia kalau nolong orang memang tulus.
november kemarin pacarnya kecelakaan dan dijemput keluarganya untuk kembali ke kampungnya, jadi dia kembali bermasalah dengan tempat tinggal, dia minta balik kesini, no way ya... dia minta tinggal disalah satu flat arora di lajpat nagar, beberapa kali arora menolak dengan halus.
dengan mantan istrinya dia cerai karena selalu bertengkar, perbedaan banyak hal, dari yang kecil sampai soal besar, jadi mereka pisah tahun 2000, setelah menikah delapan tahun, padahal saat itu mereka baru punya bayi.
hubungan mereka selalu tegang, kalau ketemu seperti mau bertengkar, tapi sudah beberapa kali kami ketemu dan belanja atau makan bareng.
tahun lalu, kamar di flat ini disewakan buat mahasiswa atau pekerja, tapi beberapa kali bermasalah, satu gadis sempat sewa 2 bulan, tapi hampir tiap malam ada cowoknya nginap disini, dan banyak masalah2 kecil yang bikin kesal, jadi saya bilang gak boleh perpanjang sewa. ada juga satu gadis yang ribet banget, sewa kamar kan hitungannya seperti kos, harus ikut aturan yang punya rumah, ini malah dia belagak seperti tuan besar dan kami pelayannya, pagi2 kalau dia telat bangun minta diantar kekantor, malamnya minta diantar keluar mau beli makan, waduh... kalau soal kos2an saya punya banyak penagalamanlah, dulu 10 tahun kos di bandung, 8 tahun bikin kos2an juga diaceh, eh jauh2 ke india tetap urusannya kos2an.
tuan ini bikin iklan buat sewa menyewa flat nya, dibantu broker juga, tapi beberapa kali yang mau sewa atau kos ditempat yang kami tinggal sekarang mintanya aneh2, dengan dana terbatas, jauh dibawah harga sewa yang sudah ditentukan, tapi minta dapur dilengkapi, koneksi internet,isi kamar juga minta ditambah atau ganti wallpaper, malah terakhir 2 x ada yang hubungi mau kos dengan dana sekian tapi dia mau tinggal dengan pacarnya, is it fine? kalau kata keluarga tuan sih, dia selalu di tipu gadis2 yang kos di flatnya, bulan pertama memang bayar full, bulan kedua dan selanjutnya gratis dengan berbagai alasan, dasar arora ini ga tegaan, kalau mereka bilang lagi susah, gak ada uang karena masalah keluarga, atau berhenti kerja jadi gak ada pemasukan, dia langsung iba, padahal mereka beli macam2, masa belanja macam2 bisa, tapi bayar kos gak bisa...???
saya perhatikan disini beberapa kali begitu, penyewa itu arogan dan merasa posisi mereka diatas yang punya flat, apa mereka gak tau peraturan dalam kos2an, ini pasal2nya :
1. ibu kos gak pernah salah
2. apa bila ibu kos salah silahkan lihat kembali pasal pertama.
3. uang yang telah dibayar tidak akan dikembalikan dengan alasan apapun
sekian.
sejauh ini semua masalah dengan gadis2 itu atau soal penyewa flat masih bisa diatasi, tapi saya merasa masalah yang besar ada di mantan istrinya, sepertinya masih banyak urusan yang belum diselesaikan atau sesuai keinginan salah satu pihak, contohnya soalharta gono gini, tuan ini punya beberapa flat sekitar delhi, di kailash hills, pinoba puri, lajpat nagar, southextn, ghaziabad, dilshad garden dan sepertinya ada beberapa lagi, tapi waktu mereka bercerai mantan istrinya hanya dapat satu flat di pinoba puri, itu pun masih atas nama si arora ini, jadi sepertinya mantan istrinya tidak puas, dengan kehadiran saya di merasa terancam, ini mungkin ya...jadi beberapa kali dia mencoba mempengaruhi saya denagn menjelak2kan mantannya, disepan saya pun mereka selalu bertengkar, saya gak tau apa yang mereka bahas kareena pakai hindi dicampur2 inggris.
beberapa hari yang lalu tuan memperlihatkan kesaya aset2nya, temasuk sertifikat bangunan dan beberapa deposito bank, saya jadi bertanya2..dengan begitu banyak asetnya kenapa dia hidup dengan sangat sederhana seperti orang gak punya apa2?
alasannya kalau anak dan mantannya tau dengan detil apa2 saja yang menjadi hak miliknya, mereka bisa buat masalah nantinya.
ok...siap2 kalau nanti ada masalah, masalah lagi...masalah lagi.
sejak setahunan ini mereka putus kontak, beberapa kali dia menghubungi minta ketemu, tapi gak direspon, kalau sms cuma pesan, call me abhi (sekarang), jadi sekarang dia dekatin temannya arora yang punya bengkel mobil di lajpat nagar, dan teman arora itu sudah kakek2 dan berkeluarga!
beberapa kali dia minta suku cadang motor kakak laki2nya ke teman arora, yaa mungkin ada hubungan timbal balik ya, ketika teman arora merasa diperas atau gak mau berurusan lagi, ehh dia hubungi arora complain soal itu, katanya gadis ini minta bayaran terlalu tinggi, jadinya gak mau urusan lagi, dengan cewek lain bisa dapat lebih murah. jadi saya berkesimpulan gadis itu cuma prostitut.
ada lagi gadis yang kuliah dan bekerja didelhi, dia berasal dari state diluar delhi, mereka berkenalan waktu dia tawarin kartu kredit atau asuransi gitu dan waktu dia tidak mampu kuliah dan bayar sewa flat lagi jadi dia tinggal di flat arora 2 tahun. asal tau aja sewa flat di delhi ini sangat mahal, jadi kalau punya aset property berupa rumah, flat atau apartment, bagus banget tuh...!
jadi dia sempat tinggal juga disini 2 tahun, tapi ketika pacarnya menghubungi dan ajak pindah, dia ikut pacarnya, tapi arora santai aja, dia kalau nolong orang memang tulus.
november kemarin pacarnya kecelakaan dan dijemput keluarganya untuk kembali ke kampungnya, jadi dia kembali bermasalah dengan tempat tinggal, dia minta balik kesini, no way ya... dia minta tinggal disalah satu flat arora di lajpat nagar, beberapa kali arora menolak dengan halus.
dengan mantan istrinya dia cerai karena selalu bertengkar, perbedaan banyak hal, dari yang kecil sampai soal besar, jadi mereka pisah tahun 2000, setelah menikah delapan tahun, padahal saat itu mereka baru punya bayi.
hubungan mereka selalu tegang, kalau ketemu seperti mau bertengkar, tapi sudah beberapa kali kami ketemu dan belanja atau makan bareng.
tahun lalu, kamar di flat ini disewakan buat mahasiswa atau pekerja, tapi beberapa kali bermasalah, satu gadis sempat sewa 2 bulan, tapi hampir tiap malam ada cowoknya nginap disini, dan banyak masalah2 kecil yang bikin kesal, jadi saya bilang gak boleh perpanjang sewa. ada juga satu gadis yang ribet banget, sewa kamar kan hitungannya seperti kos, harus ikut aturan yang punya rumah, ini malah dia belagak seperti tuan besar dan kami pelayannya, pagi2 kalau dia telat bangun minta diantar kekantor, malamnya minta diantar keluar mau beli makan, waduh... kalau soal kos2an saya punya banyak penagalamanlah, dulu 10 tahun kos di bandung, 8 tahun bikin kos2an juga diaceh, eh jauh2 ke india tetap urusannya kos2an.
tuan ini bikin iklan buat sewa menyewa flat nya, dibantu broker juga, tapi beberapa kali yang mau sewa atau kos ditempat yang kami tinggal sekarang mintanya aneh2, dengan dana terbatas, jauh dibawah harga sewa yang sudah ditentukan, tapi minta dapur dilengkapi, koneksi internet,isi kamar juga minta ditambah atau ganti wallpaper, malah terakhir 2 x ada yang hubungi mau kos dengan dana sekian tapi dia mau tinggal dengan pacarnya, is it fine? kalau kata keluarga tuan sih, dia selalu di tipu gadis2 yang kos di flatnya, bulan pertama memang bayar full, bulan kedua dan selanjutnya gratis dengan berbagai alasan, dasar arora ini ga tegaan, kalau mereka bilang lagi susah, gak ada uang karena masalah keluarga, atau berhenti kerja jadi gak ada pemasukan, dia langsung iba, padahal mereka beli macam2, masa belanja macam2 bisa, tapi bayar kos gak bisa...???
saya perhatikan disini beberapa kali begitu, penyewa itu arogan dan merasa posisi mereka diatas yang punya flat, apa mereka gak tau peraturan dalam kos2an, ini pasal2nya :
1. ibu kos gak pernah salah
2. apa bila ibu kos salah silahkan lihat kembali pasal pertama.
3. uang yang telah dibayar tidak akan dikembalikan dengan alasan apapun
sekian.
sejauh ini semua masalah dengan gadis2 itu atau soal penyewa flat masih bisa diatasi, tapi saya merasa masalah yang besar ada di mantan istrinya, sepertinya masih banyak urusan yang belum diselesaikan atau sesuai keinginan salah satu pihak, contohnya soalharta gono gini, tuan ini punya beberapa flat sekitar delhi, di kailash hills, pinoba puri, lajpat nagar, southextn, ghaziabad, dilshad garden dan sepertinya ada beberapa lagi, tapi waktu mereka bercerai mantan istrinya hanya dapat satu flat di pinoba puri, itu pun masih atas nama si arora ini, jadi sepertinya mantan istrinya tidak puas, dengan kehadiran saya di merasa terancam, ini mungkin ya...jadi beberapa kali dia mencoba mempengaruhi saya denagn menjelak2kan mantannya, disepan saya pun mereka selalu bertengkar, saya gak tau apa yang mereka bahas kareena pakai hindi dicampur2 inggris.
beberapa hari yang lalu tuan memperlihatkan kesaya aset2nya, temasuk sertifikat bangunan dan beberapa deposito bank, saya jadi bertanya2..dengan begitu banyak asetnya kenapa dia hidup dengan sangat sederhana seperti orang gak punya apa2?
alasannya kalau anak dan mantannya tau dengan detil apa2 saja yang menjadi hak miliknya, mereka bisa buat masalah nantinya.
ok...siap2 kalau nanti ada masalah, masalah lagi...masalah lagi.
No comments:
Post a Comment